Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo.

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Juru bicara Pemerintah untuk Penanganan virus corona (COVID-19) Achmad Yurianto meminta umum untuk tidak menolak jenazah pasien terkait COVID-19.

“Mereka adalah saudara-saudara kita. Mereka itu keluarga kita yang harus menjadi korban karena penyakit ini. Makin ada dari mereka yang gugur karena melaksanakan tugasnya. Marilah kita menghormati mereka, tidak ada dasar menolak atau takut, ” perkataan Yurianto dalam konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu (11/4).

Baca Juga: WHO: Ada laporan beberapa pasien virus corona setelah pulih dinyatakan positif lagi

Yurianto menegaskan bahwa semua jenazah terpaut COVID-19 mendapatkan perlakuan sesuai jalan operasional standar internasional. Tubuh jenazah dibungkus dalam kantong plastik & dimasukkan dalam peti yang mati rapat. Peti ini juga sudah dibersihkan dengan disinfektan.

Pemulasaran jenazah pun dilakukan oleh petugas terlatih yang memang berwenang untuk melakukan itu. Sehingga tak ada kemungkinan virus corona, dengan tidak bertahan lama di luar tubuh manusia, untuk menyebar di daerah sekitar pemakaman.

“Selain itu, protokol penguburan jenazah sudah dibuat sesuai dengan protokol Kementerian Agama dan fatwa Mahkamah Ulama Indonesia Nomor 18 tarikh 2020, ” tutur Yurianto.

Pemerintah hingga saat tersebut tengah berupaya keras melindungi semua warga negara dari COVID-19. Negeri juga berterima kasih kepada semua pihak dan masyarakat yang telah memberikan bantuan untuk melawan COVID-19

Mengaji Juga: UPDATE Corona di Indonesia: Total 3. 842 kasus positif, 286 sembuh, 327 meninggal

“Kami berterima kasih kepada semua masyarakat negara Indonesia yang sudah patuh dan disiplin untuk bersama-sama mengarahkan penyakit ini dengan memutus pertalian penularannya. Mari terus mematuhi patokan yang sudah diberikan pemerintah, ” kata Yurianto.

Sebagai informasi, jumlah penderita COVID-19 di Indonesia terus bertambah. Gugus Suruhan Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat penanggung penyakit virus corona (COVID-19) meningkat 330 orang sampai Sabtu (11/4), yang membuat jumlah pasien meyakinkan terkini menjadi 3. 842 orang. Dari total tersebut, 286 anak obat dinyatakan sembuh dan 327 karakter meninggal dunia.