Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

LANGSUNG. CO. ID – JAKARTA . Sebagian besar pemerintah daerah telah melakukan realokasi dan refocusing Taksiran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam penanganan virus corona (Covid-19).

Meski begitu beberapa kecil masih ada daerah dengan belum melakukan realokasi dan refocusing APBD. Anggaran yang kecil maka kendala daerah belum melakukan peristiwa tersebut.

Baca Juga: Aliran wabah virus corona, penjualan kartu di Tiket. com anjlok had 75%

“Sebagian besar daerah sudah melakukan refocusing anggaran cuma skalanya kecil, kesulitannya karena anggarannya kecil, ” perkataan Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Segenap Indonesia Abdullah Azwar Anas masa dihubungi Kontan. co. id, Minggu (19/4).

Selain masalah anggaran yang kecil, masalah janji jadi kendala realokasi. Sebagian kawasan telah melakukan kontrak dalam sebesar program di awal waktu.

Kondisi tersebut membuat negeri daerah kesulitan melakukan realokasi. Asal tahu saja percepatan kontrak pula sebelumnya menjadi hal yang didorong oleh Presiden Joko Widodo kepada pemerintah daerah.

Baca Juga: Pemerintah pusat tengah menghimpun transisi anggaran daerah untuk tangani corona

“Refocusing dengan diminta salah satunya adalah Simpanan Alokasi Khusus (DAK), sebagian KEINGINAN itu sudah ada yang dikontraktualkan, ” terang Azwar.

Asal tahu saja realokasi APBD sebelumnya diminta untuk fokus di 3 sektor. Antara lain buat peningkatan pelayanan kesehatan, stimulus ekonomi bagi industri, serta jaring pendamai sosial bagi masyarakat.