Sumber: Kompas. com | Editor: Wahyu T. Rahmawati

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Satu minggu menjelang Lebaran, iklim pasar Tanah Abang dipadati tamu. Camat Tanah Abang, Yassin Passaribu mengatakan bahwa ia dan seluruh petugas Satpol PP berjanji bakal terus menertibkan para pedagang yang masih nekat untuk membuka stan.

“Sampai Lebaran & hingga PSBB usai, meski belum maksimal kami upayakan terus buat tetap melakukan penindakan, ” prawacana Yassin kepada Kompas. com, Senin (18/5). Kendati demikian, Yassin mengiakan bahwa saat ini ia merasakan kewalahan dalam melakukan sidak.

Menurut Yassin, 60 awak Satpol PP sudah diturunkan untuk menertibkan ratusan pedagang yang menjamur di Pasar Tanah Abang. “Sebenarnya pembeli yang datang itu penyebabnya. Kalau tidak ada pembeli, para-para pedagang juga sepi. Sekarang pembeli berdatangan ya pedagang pada buka, ” tutur dia.

Baca Juga: Pergub Anies bikin galau pemegang KTP daerah yang susunan di Jabodetabek

Yassin menuturkan bahwa Pasar Negeri Abang mulai kembali dipadati pengunjung sejak Rabu (13/5) lalu. Lalu jumlah pengunjung mulai meningkat had Senin (18/5) hari ini. “Mulai buka itu mulai 5 keadaan yang lalu, puncaknya itu hari Sabtu kemarin sudah mulai ramai. Minggu mulai meledak, hari ini juga begitu, ” kata Yassin.

“Pembeli rata-rata berawal dari Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi, ” imbuh dia.

Yassin juga mengaku masa ini pihaknya beserta para petugas Satpol PP tidak melakukan gerak-gerik penyitaan barang apalagi aksi kekerasan terhadap para pedagang. “Pengunjung dan pedagang kita (catat di) berita acara pemeriksaan (BAP) namun benar kalau perlawanan tidak ada, sebab mereka (pedagang) sebenarnya sadar dan tahu (akan peraturan) tapi sungguh terpaksa berjualan begitu, ” membuka dia.

Baca Juga: Buntut corona, keramaian Pasar Tanah Kakanda saat Ramadan dan Lebaran pindah ke Shopee

Meski sudah melakukan penertiban secara rutin, Yassin mengaku bahwa para pedagang masih nekat untuk lestari berjualan. Ini karena para distributor merupakan warga dari pemukiman dalam sekitar Pasar Tanah Abang.

Para pedagang ini pun diketahui memanfaatkan rumah mereka sebagai tempat untuk berjualan. “Pertokoan pada blok A tutup, tapi di bawahnya menjamur para pedagang dengan berjualan di pemukiman tersebut. Peristiwa serupa juga terjadi di arah F dan G, banyak distributor di trotoarnya, ” ungkap Yassin.

Artikel ini telah tayang di Kompas. com secara judul Pasar Tanah Abang Disesaki Warga di Tengah PSBB, Satpol PP Kewalahan.

Penulis: Kevin Rizky Pratama
Editor: Sabrina Asril