Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN. CO. ID РSINGAPURA . Partai politik yang berpengaruh Singapura, The People’s Action Party (PAP) memenangkan pemilu lagi. Namun, hasil pemilu tahun ini yang terburuk dalam sejarag PAP.

Hasil perolehan suara PAP yang tak memuaskan mengisyaratkan jalan penundaan rencana suksesi di Singapura dan analis meramalkan akan ada perubahan kebijakan lain yang mampu memengaruhi Singapura.

Di pemilihan Jumat (10/7), PAP merebut 83 dari 93 kursi kongres Singapura, kemenangan besar menurut penumpil internasional. Namun, partai oposisi memenangkan 10 kursi yang belum sudah terjadi sebelumnya.

Pertama Menteri Lee Hsien Loong mengatakan, hasil ini menunjukkan keinginan yang jelas untuk keragaman suara. “Orang Singapura ingin PAP membentuk negeri tetapi mereka, dan terutama para pemilih yang lebih muda, pula ingin melihat lebih banyak kehadiran oposisi di parlemen, ” ujarnya, Sabtu (11/7) seperti dikutip Reuters .

Baca Juga: Hasil mengejutkan perhitungan tengah Pemilu Singapura, ada apa?

Stabilitas menentukan politik Singapura, yang didominasi PAP sejak Singapura merdeka pada tahun 1965. Stabilitas politik terbukti penting pada mengembangkan Singapura menjadi pusat keuangan global dan pusat perdagangan regional.

Namun para analis mengatakan, kemunduran yang tak terduga untuk partai Lee kemungkinan bermakna aturan yang lebih ketat tentang ketenagakerjaan asing dan perubahan lain pada kebijakan sosial untuk menyurutkan kekhawatiran yang diajukan oleh partai-partai oposisi.

“Pembuat kebijakan akan memiliki garis yang bertambah ketat pada orang asing dalam angkatan kerja dan untuk menggandakan upaya kesejahteraan ekonomi kelompok berpenghasilan rendah, ” kata Song Seng Wun, seorang ekonom di CIMB Private Banking.

Pemilih Singapura dalam pemilihan hari Jumat (10/7) menyatakan keprihatinan tentang harapan pekerjaan mereka dan apakah Singapura membutuhkan begitu banyak orang langka dalam pekerjaan yang dibayar mulia.

Mengucapkan Juga: Perbatasan Malaysia-Singapura segera dibuka, negara lain menyusul