Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Negeri mendorong penerapan skema korporasi petani dan nelayan. Hal itu berniat untuk meningkatkan skala ekonomi pada sektor pertanian.

Berjalan menerapkan hal tersebut, pemerintah selalu akan mendorong perluasan Kredit Daya Rakyat (KUR) sebagai upaya memperluas akses pembiayaan.

“KUR juga perlu didorong agar dalam pengembangan skala ekonomi dengan lebih luas, ” ujar Gajah Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat terbatas, Selasa (6/10).

Airlangga bilang dengan pembiayaan yang lebih besar, petani didorong untuk masuk dalam sektor off farm dari pertanian. Ia mencontohkan KUR dapat dimanfaatkan untuk mengambil mesin penggilingan padi.

Baca Juga: Bank Mandiri salurkan KUR Rp 11, 5 triliun hingga Agustus

Nantinya korporasi petani tersebut juga bakal dihubungkan dengan industri lainnya buat pemasaran. Industri juga akan berlaku untuk melakukan pendampingan usaha.

“Mempermudah petani dan nelayan selain mengakses pembiayaan teknologi dan juga menyambung dari petani, nelayan ke konsumen, ” terang Airlangga.

Dukungan dalam korporasi petani juga akan dilakukan di dalam hal yang berkaitan dengan birokrasi. Oleh karena itu seluruh departemen dan lembaga diminta untuk terkebat dalam pengembangan korporasi petani.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas mengindahkan Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.