Sumber: Inc. | Editor: Noverius Laoli

KONTAN. CO. ID – Investor kawakan Warren Buffett genap berumur 90 tahun pada 2020 ini. Pria yang kerap dijuluki penyihir dari Omaha ini membaikan beberapa pelajaran hidup yang penting.

Buffett selain terkenal sebab kesuksesannya di pasar saham, dia juga dikenal karena nasihat-nasihatnya soal kehidupan. Buffett memang bisa dibilang investor terbaik yang pernah tumbuh.

Oracle of Omaha, begitu dia dikenal, tiba berinvestasi pada tahun 1942 cuma dengan US$ 114, 75 dan sekarang berada di antara 10 orang terkaya di dunia.

Meskipun Buffett terkadang salah tentang ekonomi (kesalahan terbesarnya adalah investasi US$ 358 juta di US Airways), Buffett sangat tepat tentang pelajaran hidupnya yang menyesatkan terkenal, seperti tiga contoh pada bawah ini seperti dikutip sebab Inc. com.

Baca Juga: Mengikuti strategi Warren Buffett menetap dari kehancuran pasar saham tahap kedua

1. Cintai pekerjaan yang Anda lakukan

Sahih dan sederhana, ketika Anda melaksanakan apa yang Anda sukai, keberhasilan akan mengikuti.

Buffett telah hidup dengan aturan ini, menyatakan bahwa ketika Anda bersemangat dengan pekerjaan Anda, “Anda tak akan pernah bekerja sehari kendati dalam hidup Anda. ”

Dia menyimpulkan, “Ada saatnya Anda harus mulai melakukan barang apa yang Anda inginkan. Ambillah order yang Anda sukai. Anda bakal melompat dari tempat tidur dalam pagi hari. ”

Jadi, apa yang benar-benar mau Anda lakukan?

Baca Juga: Warren Buffett ungkap cara berinvestasi investor berkualitas tinggi

2. Hentikan “mengisap jempol” Kamu

Pernahkah Anda mengambil keputusan sungguh-sungguh lama dan tidak melakukan apa-apa saat Anda seharusnya bertindak? Tersebut, menurut Buffett, menyedot jempol.

Artinya sikap Itu mengulur-ulur waktu, menunda-nunda, dan menghindari objek yang mungkin merupakan pilihan ulung Anda untuk memulai untuk mencapai tujuan Anda. Kita semua bersalah karenanya, dan Warren Buffett tidak terkecuali.

Dalam suratnya tahun 1989 kepada pemegang saham Berkshire Hathaway, Buffett berkata, “Saya telah menyampaikan beberapa pembelian dengan sangat besar yang disajikan kepada saya di atas piring & bahwa saya sepenuhnya mampu mengarungi. Bagi pemegang saham Berkshire, termasuk saya sendiri, biaya dari kegiatan mengisap jempol ini sangat luhur. ”