Reporter: Yusuf Pemimpin Santoso | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Negeri Indonesia, telah mengimpor vaksin corona virus disease 2019 (Covid-19) yang didatangkan dari China, Minggu (6/12) malam. Dus sebagai bendahara negara, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati langsung memberikan insentif fiskal sebesar Rp 50, 9 miliar.

Pemberian insentif fiskal sebagaimana diatur dalam Peraturan Gajah Keuangan (PMK) Nomor 188/PMK. 04/2020 tahun 2020 tentang Pemberian Fasilitas Kepabeanan dan/atau Cukai serta Perpajakan atas Impor Pengadaan Vaksin dalam Rangka Penanganan Pandemi Covid-19.

Secara rinci, motivasi perpajakan yang digelontorkan untuk vaksin Covid-19 terdiri dari insentif penanggalan bea masuk sebesar Rp 14, 56 miliar dan insentif pajak dalam rangka impor (PDRI) senilai Rp 36, 39 miliar.

Baca Pula: Vaksin corona hadir, pemerintah siap-siap beri izin untuk penggunaan darurat

Sementara itu Menkeu menyampaikan, jumlah fasilitas insentif perpajakan tersebut berasal dari nilai pabean dari memasukkan vaksin ini diperkirakan mencapai US$ 20, 57 juta. Vaksin itu dikemas dalam 33 paket, dengan berat bruto 9. 229 kg sesuai dengan AWB Nomor PEK99463221.

Adapun jumlah vaksin yang diimpor menurut dokumen satu, 2 juta vial 1 dosis vaksin dan 568 vial satu dosis vaksin untuk sampel pengujian. Pemenuhan ketentuan administrasi sudah dilakukan oleh PT Bio Farma Persero yang ditunjuk oleh Menteri Kesehatan (Menkes) sebagai importir dengan SKI dan SAS dari Badan POM yang sudah dikeluarkan tanggal 22 November 2020, dan rekomendasi Departemen Kesehatan yang keluar tanggal 5 Desember 2020, serta SKMK agenda 5 Desember 2020.

“Tadi malam waktu kami menyelenggarakan penelitian dan monitoring barang diterima di Cengkareng, dan langsung diperiksa keseluruhannya 1, 2 juta vaksin yang diimpor dari Sinovac life Science Corporate Ltd., China dengan nama penerimanya PT Biofarma, ” ujar Menkeu dalam Konferensi Pers, Senin (7/12).

Menkeu berharap dengan insentif fiskal yang diberikan, penanganan kesehatan akibat pandemi bisa segera dilaksanakan dengan efektif dan efisien, serta meringantkan muatan fiskal pihak-pihak yang berkecimpung di pengadaan vaksin Covid-19.

Baca Juga: Sri Mulyani gelontorkan sederet insentif perpajakan untuk vaksin corona, apa saja?

“Di Kemenkeu terus mendukung sejak sisi anggaran dan dari bagian perencanaan pelaksanaan hingga program vaksinasi covid-19 terutama yang dibayarkan oleh pemerintah, ” ujar Menkeu.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas menghiraukan Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.