Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Handoyo.

KONTAN. CO. ID – CALIFORNIA . Aplikasi perpesanan terenkripsi Signal dan Telegram mengalami lonjakan peningkatan unduhan dari Apple dan Google’s. WhatsApp yang dimiliki Facebook, sebaliknya, mengalami penurunan pertumbuhan menyusul kegagalan yang memaksa perusahaan untuk menjelaskan pembaruan privasi yang telah dikirim kepada pengguna.

Perusahaan analitik aplikasi seluler Sensor Tower mengatakan Signal telah diunduh sebanyak 17, 8 juta kali dalam di Apple dan Google semasa minggu dari 5 Januari hingga 12 Januari. Itu meningkat 61 kali lipat dari hanya 285. 000 pada minggu sebelumnya mengutip Apnews pada Jumat (15/1).

Adaoun Telegram terekam tedapat 15, 7 juta unduhan dalam periode 5 Januari tenggat 12 Januari. Jumlah itu lebih kurang dua kali lipat 7, 6 juta unduhan pada minggu sebelumnya. Sedangkan WhatsApp mengalami penurunan unduhan menjadi 10, 6 juta, turun dari 12, 7 juta dalam minggu sebelumnya.

Para-para ahli percaya perubahan itu kira-kira mencerminkan serbuan pengguna media baik konservatif yang mencari alternatif untuk platform seperti Facebook, Twitter serta situs sayap kanan Parler yang sudah ditutup. WhatsApp sendiri tak melakukan kebaikan apa pun masa baru-baru ini memberi tahu pemakai bahwa jika mereka tidak menerima kebijakan privasi baru sebelum 8 Februari, maka akun mereka bakal dihentikan.

Baca Juga: Mau ganti Whatsapp dengan Signal? Menyimak cara pasang aplikasi Signal pada HP Android

Pemberitahuan tersebut mereferensikan data bisa dibagikan oelh WhatsApp dengan Facebook. Kebingungan tentang pemberitahuan itu, diperumit oleh riwayat kesalahan privasi Facebook, memaksa WhatsApp untuk mengklarifikasi pembaruannya kepada pengguna minggu ini.

“Perusahaan tersebut (WhatsApp) mengatakan bahwa pembaruannya tidak memengaruhi privasi pesan Anda dengan teman ataupun keluarga dengan cara apa biar. Pperubahan kebijakan diperlukan untuk menguatkan pengguna mengirim pesan ke akun bisnis di WhatsApp. Pemberitahuan itu memberikan transparansi lebih lanjut mengenai cara WhatsApp mengumpulkan dan menggunakan data, ” kata perusahaan itu.

Sensor Tower tahu WhatsApp masih menjadi aplikasi perpesanan paling populer. Bahkan Sensor Tower juga menilai sejauh ini tidak ada bukti eksodus massal.

Sensor Tower memperkirakan kalau Signal telah dipasang sekitar 58, 6 juta kali secara global sejak 2014. Dalam periode yang sama Telegram diprediksi sekitar 755, 2 juta pemasangan dan WhatsApp mencapai 5, 6 miliar ataupun hampir delapan kali lipat Telegram.