KONTAN. CO. ID – TEL AVIV. Seseorang yang sudah menerima vaksin Covid-19 memiliki 1 melaksanakan 1. 000 kemungkinan tertular virus corona baru, menurut data terbaru yang Maccabi Health Services rilis pada Rabu (17 Februari).

Studi Maccabi menunjukkan, cuma 608 orang yang terinfeksi virus corona dari sekitar 602. 000 orang Israel yang telah menjalani vaksinasi oleh layanan kesehatan itu dengan dosis kedua setidaknya selama tujuh hari.

Dari mereka yang terinfeksi, data Maccabi menunjukkan, kebanyakan mengalami gejala ringan. Cuma 21 orang yang membutuhkan rawat inap. Tapi, hanya tujuh orang yang dinyatakan dalam kondisi betul-betul.

Menangkap Juga: Sepertiga awak militer Amerika tolak vaksin virus corona, kenapa?

“Pada tahap ini, vaksin 95% efektif di Israel, ” sebutan Maccabi dalam sebuah pernyataan, laksana dikutip The Jerusalem Post. “Khasiat tetap dengan kemanjuran yang dilaporkan di dalam uji coba yang dilakukan sebab Pfizer”.

Dr. Anat Ekka Zohar, anggota senior tim peneliti Maccabi, mengatakan, “efektivitas vaksin di Israel tetap stabil & tinggi. Data membuktikan tanpa syak wasangka bahwa ini adalah cara menyesatkan efektif untuk mengalahkan pandemi”.

Sejauh ini, Maccabi telah memvaksinasi lebih dari 1, 1 juta orang dengan dosis prima dan 721. 964 orang secara dosis kedua vaksin virus corona buatan Pfizer.

Mutlak lebih dari 4, 1 juta orang telah menerima dosis pertama vaksin Pfizer di Israel, serta lebih dari 2, 7 juta lainnya mendapat dosis kedua, data Kementerian Kesehatan menunjukkan pada Rabu (17/2).

Editor: S. S. Kurniawan