Home Blog Page 19

Pemerintah minta masyarakat tidak menolak pemakaman jenazah pasien corona (Covid-19)

0

Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo.

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Juru bicara Pemerintah untuk Penanganan virus corona (COVID-19) Achmad Yurianto meminta umum untuk tidak menolak jenazah pasien terkait COVID-19.

“Mereka adalah saudara-saudara kita. Mereka itu keluarga kita yang harus menjadi korban karena penyakit ini. Makin ada dari mereka yang gugur karena melaksanakan tugasnya. Marilah kita menghormati mereka, tidak ada dasar menolak atau takut, ” perkataan Yurianto dalam konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu (11/4).

Baca Juga: WHO: Ada laporan beberapa pasien virus corona setelah pulih dinyatakan positif lagi

Yurianto menegaskan bahwa semua jenazah terpaut COVID-19 mendapatkan perlakuan sesuai jalan operasional standar internasional. Tubuh jenazah dibungkus dalam kantong plastik & dimasukkan dalam peti yang mati rapat. Peti ini juga sudah dibersihkan dengan disinfektan.

Pemulasaran jenazah pun dilakukan oleh petugas terlatih yang memang berwenang untuk melakukan itu. Sehingga tak ada kemungkinan virus corona, dengan tidak bertahan lama di luar tubuh manusia, untuk menyebar di daerah sekitar pemakaman.

“Selain itu, protokol penguburan jenazah sudah dibuat sesuai dengan protokol Kementerian Agama dan fatwa Mahkamah Ulama Indonesia Nomor 18 tarikh 2020, ” tutur Yurianto.

Pemerintah hingga saat tersebut tengah berupaya keras melindungi semua warga negara dari COVID-19. Negeri juga berterima kasih kepada semua pihak dan masyarakat yang telah memberikan bantuan untuk melawan COVID-19

Mengaji Juga: UPDATE Corona di Indonesia: Total 3. 842 kasus positif, 286 sembuh, 327 meninggal

“Kami berterima kasih kepada semua masyarakat negara Indonesia yang sudah patuh dan disiplin untuk bersama-sama mengarahkan penyakit ini dengan memutus pertalian penularannya. Mari terus mematuhi patokan yang sudah diberikan pemerintah, ” kata Yurianto.

Sebagai informasi, jumlah penderita COVID-19 di Indonesia terus bertambah. Gugus Suruhan Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat penanggung penyakit virus corona (COVID-19) meningkat 330 orang sampai Sabtu (11/4), yang membuat jumlah pasien meyakinkan terkini menjadi 3. 842 orang. Dari total tersebut, 286 anak obat dinyatakan sembuh dan 327 karakter meninggal dunia.

Awak Kampung Pemulung Pancoran terima sembako dari Kemensos

0

Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Warga Kampung Pemulung RT 06 RW 02 Kelurahan Pancoran, Jakarta Selatan menerima bantuan bagian sembako dan makanan dari Departemen Sosial, Jumat (10/4).

Bantuan tersebut disalurkan oleh Departemen Sosial melalui Yayasan Seniman Jalanan Indonesia, dan diterima langsung sebab ketua RT Kampung Pemulung, Suparlan.

Suparlan menyampaikan mengecap terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Sosial yang telah menyerahkan bantuan kepada warganya.

Baca Juga: Penyaluran PKH ditambah, pagu anggaran jadi Rp 37, 4 triliun

“Saya, selaku ketua RT di sini, sangat berterima kasih kepada rekan-rekan di sini, terutama kepada Kementerian Sosial yang mana telah tampil, peduli, terhadap warga kami ini”, ujarnya dengan mata berbinar.

Ia menyampaikan bahwa nantinya bantuan ini akan diberikan kepada warga Kampung Pemulung yang memerlukan. Sedangkan mekanisme pendistribusiannya, ia mengiakan akan menyampaikannya secara langsung ke rumah-rumah warga.

“Kalau menurut saya pribadi, saya akan bagi langsung ke rumah supaya tidak ada kerumunan yang kita tidak inginkan. Jadi, ini benar untuk menghindari warga berkerumun”, jelasnya.

Adapun Saiful Anam, salah seorang warga penerima bantuan mengungkapkan ia dan warga Dukuh Pemulung lainnya tidak dapat hidup seperti biasa sejak merebaknya virus Corona.

Baca Juga: Kemenkeu siapkan bansos untuk keluarga miskin lewat Dana Daerah

“Dengan kondisi seperti ini, saya ngga bisa ngapa-ngapain beberapa hari itu. Memang usahanya sekarang stag di tempat, ngga bisa jalan, pabrik seluruh tutup”, akunya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa dirinya tidak lagi mendapat pemasukan. ” Ngga ada pemasukan sama sekali, pengeluaran terus sih iya”, katanya dengan intonasi pasrah.

Itu manfaat berjemur di pagi hari untuk kesehatan

0

Sumber: Kompas. junto de | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN. CO. IDENTITY – Berjemur pada bawah sinar matahari pagi jujur untuk kesehatan karena tubuh menemukan asupan vitamin D.

Untuk mendapatkan Vitamin D, kindertagesstätte memerlukan paparan sinar ultraviolet M yang muncul antara Pukul 2009. 30 – 14. 30.

Baca Jua: Ini Jus buah segar yang bisa meningkatkan imun tubuh

“Jadi yang efektif jam 9-10 pagi atau 2-3 sore, ” kata Konsultan Alergi dan Imunologi Putra, Prof. DR. Dr. Budi Setiabudiawan, Sp. A(K), M. Kes yang IG Live bersama IDAI, Kamis (9/4/2020).

Namun, untuk beberapa waktu terakhir, setelah muncul pandemi Covid-19, jam terbaik berjemur matahari kembali menjadi perdebatan.

Apa sebetulnya yang menyajikan berjemur penting dilakukan di dalam pandemi? Budi menjelaskan, selain tuk mengoptimalkan pertumbuhan tulang, Vitamim M juga penting untuk meningkatkan struktur kekebalan tubuh seseorang.

Dengan adanya Vitamin D, sel-sel kekebalan tubuh akan lebih aktif dalam melawan benda asing dimana masuk ke tubuh, termasuk herpes virus corona.

“Ketika kuman atau virus masuk ke yang tubuh yang pertama melawan yaitu sel-sel sistem imun.

Dengan adanya Vitamin D, kegunaan sel imun akan meningkat, sehingga virus akan ditangkap dan dimatikan, ” ungkapnya.

Budi menambahkan, bagi orang yang tengah sehat, berjemur bisa menjadi salah satu cara mencegah penularan virus corona. Sementara bagi yang sudah terkena, konsumsi Vitamin D juga bisa membantu mempercepat pemulihan.

Hanya saja, jika berjemur tak memungkinkan bagi pasien corona, mereka bisa mengonsumsi Vitamin D melangkaui suplemen.

“Tapi semasa bisa dengan sinar matahari, bertambah bagus sinar matahari karena tidak bermodal, tidak usah bayar asal seperti kebutuhan. Dan (sinar matahari) bertahan lebih lama daripada suplemen, ” kata Budi.

Durasi berjemur disesuaikan kembali dengan beberapa faktor, salah satunya jenis kulit.

Bagi orang Dalam negeri, yang kebanyakan berkulit sawo hebat, dianjurkan berjemur selama 15-20 menit. “Kecuali yang kulitnya cokelat, dapat sampai sekitar 30 menit, inch tambah dia.

Baca Juga: Anda penderita influenza? Ini Empat cara mempercepat penyembuhan flu

Tekst ini telah tayang di Kompas. com dengan judul “Mengapa Berjemur Matahari Penting di Masa Pandemi Covid-19? “,
Penulis: Nabilla Tashandra
Editor: Wisnubrata

Makna batubara tertekan, begini strategi Indika Energy (INDY)

0

Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Noverius Laoli

KONTAN. CO. ID – JAKARTA . Sesudah sempat merangkak naik dalam dua bulan terakhir, Harga Batubara Teladan (HBA) mulai merosot terimbas pandemi Corona. HBA April 2020 dipatok di angka US$ 65, 77 per ton atau turun US$ 1, 31 dibanding bulan sebelumnya.

Pandemi Corona menambah tekanan pada bisnis batubara yang telah mengalami tren pelemahan nilai sejak tahun lalu. Sejumlah emiten pun atur strategi untuk memitigasi dampak pandemi, tak terkecuali untuk PT Indika Energy Tbk (INDY).

Membaca Juga: Jurus Indika Energy (INDY) Menangkal Efek Virus Corona (Covid-19)

Head of Corporate Communication Leonardus Herwindo mengungkapkan, pandemi corona yang mendunia berimbas pada penerapan lockdownn di sejumlah negara tujuan ekspor utama batubara.

Selain itu, katanya, penurunan harga batubara juga diakibatkan oleh sentimen dari tekanan pada harga komoditas energi lainnya, khususnya nilai minyak dunia yang turun cukup tajam dalam dua bulan belakang.

“Kondisi pasar saat ini berbeda dengan triwulan tarikh 2019, dimana HBA rata-rata jauh lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu, ” kata pendahuluan Leonardus kepada Kontan. co. id, Rabu (8/4).

Baca Juga: Melirik rencana bisnis Indika Energy (INDY) di tengah pandemi virus corona

Menurutnya, tekanan saat ini bisa siap akan bertahan seiring dengan penyaluran virus Corona yang masih menjalar di sejumlah negara.

“Hal ini bisa dikatakan perdana kondisi awal mengingat penyebaran virus corona di luar China baru meningkat di awal Maret, ” sambungnya.

Negeri berupaya tingkatkan level keberhasilan eksplorasi panas bumi

0

Reporter: Dimas Andi | Editor: Handoyo.

KONTAN. CO. ID semrawut JAKARTA . Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berupaya meningkatkan pemanfaatan energi panas bumi. Terlebih, datang tahun 2019 lalu, pemanfaatan energi panas bumi di Indonesia baru mencapai 2, 1 gigawatt (GW) atau setara 8, 9% dibanding potensi yang ada sebesar 23, 9 GW.

Eksekutif Panas Bumi Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Ida Nuryatin Finahari mengatakan, salah satu alasan penerimaan pemanfaatan panas bumi masih nista di Indonesia adalah masalah keekonomian proyek dan risiko eksplorasi dengan tergolong tinggi.

Baca Juga: Dorong pengembangan panas bumi, beleid pendukung ditargetkan rampung tahun ini

Risiko bagaikan ini sampai sekarang belum bisa dijembatani oleh kepastian harga elektrik panas bumi yang atraktif jadi bisa menarik para investor buat berinvestasi di bidang panas bumi.

Belum lagi, keterbatasan data survei geosains dan hasil eksplorasi panas bumi serta tingginya investasi di hulu pada kausa fase eksplorasi mesti ditanggung sebab Badan Usaha pelaksana eksplorasi. Itu juga membuat investasi di sektor panas bumi masih belum sejenis menarik. “Tingginya biaya eksplorasi berimbas kepada meningkatnya harga keekonomian rencana panas bumi, ” kata Ida, Selasa (7/4).

Ia melanjutkan, guna menurunkan risiko eksplorasi dan meningkatkan daya saing makna panas bumi, Menteri ESDM telah memberi arahan kepada Badan Geologi untuk meningkatkan kualitas data geosains.

Upaya ini dilakukan melalui akuisisi data dan pengeboran eksplorasi panas bumi yang mengungkung kegiatan survei geologi, survei geokimia, survei geofisika, survei landaian guru, sampai dengan pengeboran sumur pengkajian.

Membaca Juga: Proyek PLTP Blawan Ijen masuki fase tajak sumur eksplorasi

Pemerintah akan terbitkan obligasi untuk sangga UMKM di tengah pandemi corona

0

Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Yudho Winarto

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Negeri akan menerbitkan obligasi khusus yang tujuannya untuk memberi dukungan ke pelaku Usaha Mikro, Kecil, & Menengah (UMKM). Terutama di tengah pukulan pandemi virus corona (covid-19).

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menilai, dukungan tersebut diberikan agar UMKM dapat mempunyai daya tahan. Ini karena, UMKM merupakan sektor yang memiliki sokongan sebesar 60, 3% dari buatan domestik bruto (PDB), dan menyerap tenaga kerja lebih dari 97% dari total lapangan kerja.

“Oleh karena itu UMKM juga akan menjadi perhatian ana. Pemerintah akan menerbitkan bond (obligasi) yang di-channel-kan bagi nasabah UMKM eksisting, ” ujar Sri Mulyani di dalam agenda rapat kegiatan virtual dengan Komisi XI DPR RI, Senin (6/4).

Baca Juga: Pemerintah rencanakan penerbitan Pandemic Bond sebesar Rp 449, 9 triliun

Menurutnya, bantuan langsung bagi UMKM akan sangat penting dilakukan, agar daya bisa tetap berlanjut dan menyekat tingkat pengangguran yang tinggi.

Ia memaparkan, dukungan pemerintah kepada UMKM akan dilakukan melalaikan penempatan dana pemerintah di perbankan, sehingga perbankan dapat memiliki pas likuiditas untuk melakukan beberapa kebijaksanaan.

Adapun kebijakan pertama, dapat membantu nasabah UMKM eksisting, yang sedang melakukan kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit motor, dengan menjalankan restrukturisasi, seperti dengan tertuang dalam POJK 11/2020.

Di mana, pelaku UMKM tersebut saat ini dinilai padahal mengalami kesulitan akibat dari wabah virus Corona.

“Selanjutnya, pemerintah dapat membantu kebutuhan likuiditas atau working capital pada nasabah yang mengalami kesulitan dalam membiayai kebutuhan rutinnya. Seperti membayar gaji personel, karena kami ingin agar penetapan hubungan kerja (PHK) bisa dicegah, ” kata Sri.

Lebih lanjut, Sri Mulyani mengatakan, perlu ditetapkan beberapa persyaratan bagi nasabah UMKM yang akan dibantu. Seperti harus memiliki reputasi dengan baik, serta taat dalam menutup pajak.

Baca Juga: Sri Mulyani: Perbaikan ekonomi diperkirakan terakhir terjadi di kuartal IV-2020

Para pelaku jalan yang patuh dalam membayar pajak, dinilai lebih berhak dalam memperoleh stimulus ini. Terlebih, karena nama baik yang baik merupakan pertimbangan dengan penting dalam menentukan pemberian motivasi.

Selain itu, pemerintah juga akan memprioritaskan akan menyampaikan stimulus pada debitur yang berjalan di sektor yang terdampak Covid-19 atau pada wilayah yang terdampak.

Bayaran PPh Badan turun menjadi 22% pada 2020, begini mekanismenya di dalam SPT

0

Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN. CO. ID – JAKARTA . Pemerintah bahan menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) Badan dari sebelumnya 25% menjelma 22% untuk tahun pajak 2020 dan 2021, Kemudian menjadi 20% mulai tahun pajak 2022.

Insentif tersebut tertuang di Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan Untuk Penanganan Pandemi Corona Vidus Disease 2019 (Covid-19) dan/atau Dalam Rangka Menghadapi Kerawanan Yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan.

Baca Juga: Darurat Corona Bikin Ekonomi Kian Merana

Direktur Pelayanan, Penyuluhan, dan Ikatan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Hestu Yoga Saksama menjelaskan penghitungan PPh Pranata untuk tahun pajak 2019 memakai tarif yang berlaku untuk tarikh pajak 2019 yaitu sebesar 25%.

Dengan demikian, penghitungan dan setoran pajak penghasilan invalid bayar yang dilaporkan pada SPT Tahunan 2019 (PPh Pasal 29) masih menggunakan tarif 25%.

Namun, sebagai akibat dari penurunan tarif PPh Badan, maka penghitungan dan setoran angsuran pajak atau angsuran PPh Pasal 25 untuk tahun 2020 dapat memakai tarif sebesar 22% mulai periode pajak SPT Tahunan 2019 disampaikan dan masa pajak setelahnya.

Baca Pula: Catat! Pebisnis Menyambut Insentif untuk Menangani Dampak Virus Corona (Covid-19)

Pengantara Jaksa Agung meninggal dalam kesusahan mobil di Tol Jagorawi

0

Sumber: TribunNews. com | Editor: Yudho Winarto

LANGSUNG. CO. ID – JAKARTA. Kabar jarang datang dari institusi Kejaksaan Luhur (Kejagung) RI. Wakil Jaksa Istimewa, Arminsyah dikabarkan meninggal dunia hari ini, Sabtu (4/4/2020).

Arminsyah dilaporkan meninggal karena kesialan lalu lintas di Tol Jagorawi. Jakarta.

Kabar wafatnya mantan Jampidsus Kejagung itu sudah beredar di grup whatsApp (WA).

Menyuarakan Juga: Lengkapi berkas, Kejagung periksa mantan Direktur Cara Jiwasraya

Polda Metro Jaya membenarkan korban wafat dunia dalam kecelakaan mobil sport Nissan GT-R putih terbakar pada Tol Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (4/4/2020) ialah Wakil Jaksa Besar, Arminsyah. ‎

“Jumlah korban dua orang. Pengemudi Pemangku Jaksa Agung Dr Arminsyah wafat dunia di lokasi. Sementara mulia penumpang ‎dilarikan ke RS Mengarahkan Husada, ” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus dalam keterangannya.

Yusri menambahkan kronologi kejadian yaitu kendaraan datang dari arah daksina di lajur 4, lalu menabrak pembatas media tengah dan organ terbakar.

“Setelah dipadamkan, kendaraan dievakuasi oleh kendaraan derek ke unit laka lantas Polres Jakarta Timur, ” singkatnya.

Sementara itu, akun twitter TMC Polda Metro Jaya @TMCPoldaMetro pukul 15: 14 WIB melaporkan terjadinya kecelakaan kendaraan terbakar sekitar pukul 14. 00 WIB pada KM 13 Tol Cibubur. (Hasanudin Aco)

Artikel tersebut telah tayang di Tribunnews. com dengan judul BREAKING NEWS: Pengantara Jaksa Agung Arminsyah Meninggal Petaka di Tol,

Suruhan kopi masih kuat, industri keluhkan hambatan logistik akibat virus corona

0

Reporter: Agung Hidayat | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN. CO. ID – JAKARTA . Ketimbang urusan permintaan pasar, saat ini industri dan perkebunan kopi memiliki hambatan yang lebih krusial yakni distribusi dan transportasi logistik untuk memenuhi kebutuhan jiplakan dunia. Soal pasar, Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) bilang, hingga saat ini untuk permintaan di tingkat global belum ada indikasi pelemahan.

“Permintaan di pasar tidak ada masalah walau Covid-19 ini bercabul, cuma masalah utama kami ialah logistik dan kesulitan mendapatkan jadwal angkut kapal, belum lagi ketersediaan kontainer, ” terang Moelyono Soesilo, Wakil Ketua Umum AEKI pada Kontan. co. id, Jumat (3/4).

Sehingga usaha Departemen Pertanian (Kementan) untuk mencari pasar baru bagi komoditas perkebunan, memori melemahnya permintaan dari China, tak terlalu relevan bagi industri model. Menurut Moelyono, yang perlu disoroti ialah bagaimana jalur distribusi eksportir kopi dapat berjalan lancar.

Baca Pula: Kementan siapkan desain untuk dorong ekspor komoditas pertanian di luar China

Saat ini pelabuhan & administrasi buka dengan waktu yang terbatas, tak jarang pengiriman salinan ke luar negeri bisa delay hingga tiga hari lebih. Real potensi ekspor masih besar, walau AEKI belum membidik pertumbuhan yang tinggi di tahun ini.

Sedikit banyak wabah virus corona akan berakibat pada konsumsi, Moelyono bilang asosiasi berharap setidaknya penjualan ekspor dapat menyamai dengan tarikh lalu. Secara perolehan nilai, ekspor tahun lalu memang mengalami kenaikan tinggi mencapai 35% year on year (yoy).

Volume pemasaran ekspor kopi, menurut data Pranata Pusat Statistik (BPS) memang mengalami kenaikan dimana tahun 2018 cuma 280. 000 ton. Sementara pada tahun 2019 kemarin volume ekspor kopi Indonesia mencapai 359. 000 ton.

Pemerintah buka kemungkinan PLN lakukan renegosiasi kontrak pembangkit listrik

0

Reporter: Filemon Agung | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN. CO. ID – JAKARTA . Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyelami kemungkinan bagi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan renegosiasi janji pembangkit listrik.

Eksekutif Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana bilang, hal ini diperlukan mengingat kondisi pandemi corona berpengaruh pada pertumbuhan listrik dan kecakapan PLN dalam menyerap listrik dari pembangkit.

Take or pay sudah kita antisipasi, kiranya keadaan ini membuat kahar, maka dimungkinkan permufakatan ulang kontrak PLN dengan IPP. Sedang kita kaji, ” kata Rida dalam video conference, Rabu (1/4).

Baca Juga: Begini cara pelanggan dapatkan keringanan tagihan listrik

Rida melanjutkan, pihaknya masih melakukan analisis mengenai opsi ini sembari mengkoreksi proyeksi pertumbuhan listrik yang diprediksi mengalami penurunan seiring merebaknya pandemi corona.

Asal terang saja, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan pertumbuhan ekonomi pada 2020 bisa menyentuh minus 0, 4%. Ini merupakan ringkasan terberat dampak dari wabah virus corona (Covid-19).

“KSSK (Komite Stabilitas Sektor Keuangan) memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun ini mendarat jadi 2, 3% dan bertambah buruk bisa negatif 0, 4%. Sehingga kondisi ini menyebabkan kemerosotan kegiatan ekonomi dan berpotensi menekan lembaga keuangan karena kredit tidak bisa dibayarkan dan perusahaan bersahaja kesulitan revenue, ” kata Menkeu, Rabu (1/4).

Tatkala itu, Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa menjelaskan, proyeksi pertumbuhan ekonomi yang rendah membuat pertumbuhan listrik akan berada di bawah angka tersebut.

“Perkiraan kemajuan listrik hanya 1, 2% -2%. Artinya reserve laba PLN akan tumbuh, ” tutur Fabby kepada Kontan. co. id, Kamis (2/4).

Fabby menerangkan, hal tersebut juga membuat tingkat kapasitas pembangkit mengalami penurunan sebab tidak dibarengi dengan penyerapan daya listrik perdana.

Bahkan Fabby menghargai, kondisi saat ini kecil kemungkinan dapat pulih dalam waktu singkat sehingga diperlukan pula kebijakan buat renegosiasi kontrak PLN dengan IPP proyek yang akan datang.

“Masih ada 21 GW pwmbangkit akan masuk dalam 3-4 tahun mendatang. Renegosiasi sebaiknya tidak hanya dengan IPP eksisting, ” ungkap Fabby.

Fabby menambahkan, langkah ini bisa membangun sisi finansial PLN yang selalu tengah dibayangi pelemahan rupiah.

Baca Serupa: Ini penjelasan Kementerian ESDM terkait poin pokok Permen ESDM No 7 Tahun 2020