KONTAN. CO. ID kepala JAKARTA. PT Indosat Tbk (ISAT) bakal memperoleh pinjaman subordinasi dari sebanyak anak perusahaannya dengan nilai maksimum secara agregat Rp 1 triliun. Suku bunga yang digunakan di dalam pinjaman ini adalah Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) ditambah secara margin sebesar 2, 25%.

Anak perusahaan ISAT dengan menjadi pemberi pinjaman adalah PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta), PT Portal Bursa Digital (PBD), PT Starone Mitra Telekomunikasi (SMT), PT Indosat Mega Media (IM2), Indosat Singapore Pte. Ltd. (ISPL), dan PT Lintas Media Danawa (LMD).

Baca Juga: Pokerrepublik

Berdasarkan keterbukaan informasi ISAT, Senin (30/3), enam anak daya ini akan menghitung saldo kas lebih yang akan menjadi jumlah yang digunakan dalam perjanjian pinjaman subordinasi. Saldo kas lebih ialah selisih antara saldo kas berlaku dan saldo minimum kas. Jumlah saldo minimum kas menggunakan sama beban operasi bulanan selama tiga bulan terakhir.

Pinjaman subordinasi ini merupakan bentuk pengoptimalan kelebihan kas yang ada di anak usaha ISAT. Langkah tersebut juga diambil untuk menyediakan likuiditas internal dengan biaya yang adil.

Mengucapkan Juga: Dua pegawai Indosat Ooredoo (ISAT) positif terinfeksi virus corona

Menurut manajemen ISAT, transaksi afiliasi ini dapat menghasilkan manajemen simpanan kerja yang lebih baik. Selain itu, lewat pinjaman ini, tadbir ISAT dapat meningkatkan pengawasan terpusat atas kelebihan kas anak daya serta mengurangi risiko jika kas tersebut tidak digunakan secara optimal. Perjanjian ini juga dinilai bisa menjadi pelengkap untuk aliran cash agar mendapatkan nilai tambah finansial.