Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Herlina Kartika Buah hati

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Setelah perdagangan kemarin terkapar di zona abang, hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona hijau. IHSG berhasil menguat 2, 82% ke level 4. 538, 930 pada akhir perniagaan Selasa (31/3).

Meski demikian, investor asing masih mengagendakan jual bersih ( net sell ) senilai Rp 369, 77 miliar di pasar regular dan Rp 308, 84 miliar di semua pasar.

Baca Juga: IHSG menguat 2, 82% ke 4. 838 di akhir perdagangan hari ini

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai penguatan IHSG pada perdagangan hari ini tak terlepas dari penguatan bursa-bursa global. Selain itu, ketegasan pemerintah dengan menerapkan status darurat sipil yang dalam artian mulai menerapkan penyekatan sosial dalam skala besar, berangkat direspons positif oleh pasar.

“Hal ini diperkirakan menjadi katalis positif baik untuk IHSG maupun untuk penanganan covid-19, ” ujar Herditya kepada Kontan. co. id, Senin (31/3).

Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani menilai saat ini IHSG sudah merespons kebijakan-kebijakan dan stimulus tertib dari dalam negeri maupun sebab luar negeri.

Dibanding luar negeri misalnya, ada kebijakan Quantitative Easing (QE) yang dijalankan sebab Amerika Serikat.

“Kemudian juga dari kebijakan stimulus ekonomi dan sosial dari pemerintah kita, ” terang Hendriko kepada Kontan. co. id, hari ini (31/3).

Menangkap Juga: Wow, simpanan asing yang keluar dari pasar keuangan Indonesia capai Rp 145, 1 triliun

Hendriko bilang, saat ini IHSG telah memasuki fase konsolidasi, dengan titik support 4. 270 – 4. 320 dan level resisten di kisaran 4. 650 – 4. 750.