Reporter: Syamsul Ashar | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Realisasi produksi patra dan gas alam di Nusantara memang mengalami kenaikan sepanjang Mei 2020. Namun realisasi produksi migas per Mei 2020 ini sedang di bawah target pemerintah di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negeri 2020.

Satuan Kegiatan Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Desa Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat prodiksi minyak bohlam Mei 2020 mencapai 723. 107 barrels of oil per day (BOPD) alias barrel per hari (bph).

Sementara realisasi penerapan gas Indonesia mencapai 6. 889 MMSCFD ( Million standard cubic feet per day ) atau juta kaki mengupas per hari.

Walaupun demikian, angka pencapaian produksi sejumlah 723. 107 barrel per keadaan ini sejatinya masih di kolong angka produksi yang ditargetkan pemerintah di Anggaran Pendapatan dan Biaya Negara (APBN) yakni sebesar 755. 000 barrel per hari.

Pemerintah menyadari akan pengganggu bagi KKKS untuk mencapai target produksi ini sehingga pada Sistem Presiden (Perpres) No 54 Tarikh 2020 yang mengatur tentang permadani APBN hanya menargetkan pencapaian penerapan minyak sebesar 735. 000 barel per hari dan gas satu, 064 juta setara barel bohlam hari.

Bahkan Departemen Keuangan dalam outlooknya yang disampaikan kepada DPR pekan lalu memperkirakan produksi minyak tahun ini cuma di kisaran 695. 000 bph – 725. 000 bph.

Sedangkan proyeksi produksi gas hanya di kisaran 990. 000 barrel – 1, 050 juta barrel per hari..

Produksi Minyak dan Gas Indonesia (dalam seperseribu barrel/hari)
Lifting Minyak Udara
APBN 2020 755. 000 1. 191. 000
Perpres 54/2020 735 . 000 1. 064. 000
Maret 691. 700 993. 000
Realisasi April 702 . 000 1. 036, 10
Realisasi Mei 723. 107 6. 889*
Outlook 695 kepala 725 990 semrawut 1050
Ket: * MMSCFD setara satu, 224 barel per hari
Sumber: SKK Migas dan Kementerian Keuangan

Angka produksi Mei ini meningkat jika dibandingkan dengan Maret yang sebesar 691. 700 bph minyak dan produksi gas setara 993. 300 bph

Tengah pada April 2020 produksi sedikit meningkat, dengan catatan produksi patra sebesar 702. 000 bph da produksi gas setara dengan 1, 036. 1 juta bph

Karena itu SKK Migas merasa bangga dengan pencapaian ini karena mengalami kenaikan dibandingkan secara dua bulan sebelumnya. Apalagi kemajuan angka prodiksi ini, di pusat wabah pandemi virus corona Covid-19 diseluruh negeri dan penjuru negeri.

Akibat pandemi corona ini hampir seluruh wilayah dalam Indonesia melakukan pembatasan mobilitas sehingga berdampak pada operasional Kontraktor Janji Kerja Sama (KKKS) minyak dan gas bumi (Migas).

SELANJUTNYA > > >

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami buat menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.