Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN. CO. ID kepala JAKARTA. Bursa Pengaruh Indonesia (BEI) bakal kembali mewujudkan sesi perdagangan prapembukaan atau pre-opening mulai Senin (7/9). Saham yang dapat diperdagangkan dalam sesi ini adalah penghuni Indeks LQ45.

Dalam pengumuman resmi dengan ditandatangani oleh Direktur Utama BEI Inarno Djajadi dan Direktur Perdagangan dan Penilaian Anggota Bursa BEI Laksono Widodo, Rabu (3/9), BEI juga mengubah acuan harga bagian yang dapat diperdagangkan melalui bagian pra-pembukaan di pasar reguler dan pasar tunai yang semula berpedoman pada harga pembukaan, diubah menjelma pada harga previous terhitung tiba Senin (7/9) sampai dengan pemisah waktu yang ditetapkan kemudian.

Baca Juga: IHSG menyurut 0, 67% ke 5. 276 pada sesi I hari tersebut, asing lepas saham BBRI

Saat dikonfirmasi, Laksono mengatakan keputusan otoritas bursa buat mengembalikan sesi pre opening itu bertujuan agar pasar lebih tertib dan efisien, dalam hal ini untuk menghindari penumpukan order di awal pembukaan pasar pukul 09. 00 WIB.

“Hal ini yang kadang mengakibatkan macetnya aliran informasi data antara Bursa dan para anggota bursa (AB), ” ujar Laksono, Kamis (3/9).

Laksono membeberkan, memperlawankan dari pre-opening saat ini dengan sebelumnya adalah, pre-opening sebelumnya masih memberikan ruang untuk dua kali auto rejection (selama masa pre-opening dan sekali teristimewa saat jam perdagangan normal). Tatkala pre-opening saat ini hanya menganjurkan ruang untuk satu kali auto rejection (selama masa pre-opening dan jam perdagangan).

Adapun sesi pre-opening ini tetap akan berlaku selama 10 menit sebelum perdagangan dimulai.

Meski mengembalikan sesi perdagangan prapembukaan, Laksono menegaskan otoritas bursa belum mengubah jam perdagangan dan batasan auto rejection, baik auto rejection atas (ARA) maupun auto rejection bawah (ARB).

Salah satu pertimbangan belum dikembalikannya jam perdagangan dan auto rejection ke mode normal adalahfaktor pandemi Covid-19 yang berpotensi menerbitkan tekanan dan fluktuasi di pasar modal. “Potensi tersebut masih tersedia selama pandemi belum berlalu, ” sambung Laksono.

Adapun saat ini, saham dengan mengencangkan harga saham Rp 50—Rp 200 akan dikenakan auto rejection apabila terjadi kenaikan sebesar 35% atau mengalami penurunan sebesar 7% dalam satu hari.

Baca Juga: Berbalik arah, IHSG melemah 0, 73% ke 5. 272 satu jam sebelum penutupan sesi I hari ini

Untuk saham dengan rentang kehormatan Rp 200-Rp 5. 000, hendak dikenakan auto rejection apabila berlaku kenaikan harga sebesar 25% ataupun mengalami penurunan harga sebesar 7%. Kemudian, untuk saham dengan rentang harga di atas Rp 5. 000, akan dikenakan auto rejection apabila naik hingga 20% atau menurun hingga 7%.

Sementara itu, jam perdagangan pada BEI dipersingkat sejak 30 Maret 2020. Untuk perdagangan sesi pertama dimulai pukul 09. 00 sampai 11. 30 WIB, sementara sesi kedua dimulai pukul 13. 30 sampai 15. 00 WIB.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menaikkan semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.