Reporter: Benedicta Prima | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN. CO. ID –┬áJAKARTA. Indeks bagian sektor properti mengalami penguatan tipis bila dihitung sejak awal tahun. Analis Sucor Sekuritas Joey Faustian menilai hal tersebut adalah perubahan harga yang normal, bukan sebab efek terbatas akibat penahanan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) di level 3, 75%.

Justru penahanan suku kembang tersebut memberikan prospek baik bagi emiten properti karena calon konsumen bisa memanfaatkan momentum ini. Makin tren suku bunga rendah juga diprediksi masih berlanjut.

“Prospek sektor ini cukup baik mengingat suku bunga masa ini merupakan titik terendah dalam 5 bahkan 10 tahun final, ” jelas Joey, Jumat (22/1).

Membaca Juga: Saham & obligasi prospektif, simak rekomendasi Sendiri Manajemen Investasi berikut

Joey memprediksi di tahun ini bank sentral juga masih akan memangkas suku bunga satu kali lagi. Pemangkasan ini tetap akan memberikan efek positif di penjualan properti. Namun, bila dibandingkan dengan perkembangan Covid-19 maka pemangkasan ini berefek lebih terbatas.

“Faktor yang akan bertambah mempengaruhi sektor properti saya menikmati lebih ke arah angka urusan Covid-19 yang naik terus. Seandainya angka ini bisa ditekan, saya rasa konsumen akan lebih confidence untuk melakukan pembelian properti, ” nyata Joey.

Dus, Joey masih merekomendasikan investor untuk melirik sektor properti seperti PT Dunia Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) & PT Pakuwon Jati Tbk (PWON).

Untuk saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA) karena sarang gearing masih pada kisaran 30% disertai dengan portofolio produk di bawah Rp dua miliar mencapai sekitar masing-masing 82% dan 62%. Sedangkan SMRA mempunyai gearing 96% dengan portofolio di bawah Rp 2 miliar sebesar 52%.

Membaca Juga: Daya beli masyarakat yang masih lemah menahan penguatan indeks saham sektor properti

“BSDE serupa diperdagangkan dengan valuasi cukup gampang di bawah 1 kali price book value (PBV), yaitu 0, 8 kali, ” imbuhnya.

Joey menambahkan PWON juga mempunyai fundamental yang cukup baik dengan net gearing 0, 3% namun karena kontribusi recurring income yang cukup besar mencapai 50% menyebabkan kinerja masih tertekan. Terutama karena trafik kepala dan okupansi hotel yang sedang rendah selama pandemi berkepanjangan ini.

Adapun target harga saham BSDE Rp 1. 500, CTRA Rp 1. 200, SMRA Rp 950, PWON Rp 600.

DONASI, Dapat Voucer Percuma!

Dukungan Anda hendak menambah semangat kami untuk mempersembahkan artikel-artikel yang berkualitas dan berguna.

Sebagai ungkapan terimakasih pada perhatian Anda, tersedia voucer percuma senilai donasi yang bisa dimanfaatkan berbelanja di KONTAN Store.