Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN. CO. ID – JAKARTA . Kementerian Order Umum dan Perumahan Anak buah (PUPR) menyatakan, dalam bentuk e-monitoringnya pada status 28 April 2021, pukul 12. 00 WIB, penyerapan keuangan belanja infrastruktur Kementerian PUPR telah mencapai sebesar 24, 49% atau senilai Rp 33, 33 triliun dibanding total pagu TA 2021 sebesar Rp 136, 06 triliun. Sementara untuk progres pembangunan fisik sebesar 25, 17%.

Di tanggal yang sama, indah penyerapan keuangan maupun realisasi fisik TA 2021 secara persentase lebih baik dibanding periode sama pada MENODAI 2020 lalu, yakni capaian keuangan 14, 16% & fisik 17, 61%.

Kemajuan penyerapan anggaran TA 2021 dinilai lebih cepat dari TA 2020 tidak terlepas dari upaya percepatan Departemen PUPR melalui pelaksanaan sistem lelang dini sejak Oktober 2020.

Daripada total jumlah paket untuk TA 2021 sebanyak 5. 146 paket, sudah terkontrak 3. 388 paket dengan nilai kontrak Rp 29, 83 triliun. Pada simpulan triwulan II direncanakan terkontrak sebanyak 1. 448 paket senilai Rp 18, 73 triliun, sehingga total terkontrak pada akhir triwulan II sebanyak 4. 836 bagian.

Baca Juga: Kementerian PUPR targetkan Bendungan Ladongi di Sultra selesai akhir 2021

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengatakan, belanja infrastruktur PUPR seperti pembangunan dan pemeliharaan bendungan, irigasi, ustaz, jembatan, sanitasi, sistem cairan minum, penataan kawasan, infrastruktur di kawasan strategis wisata, dan rumah MBR langsung dilaksanakan.

“Saya pastikan kegiatan-kegiatan strategis dalam Kementerian PUPR tetap berjalan dalam rangka meningkatkan daya saing sekaligus menjadi stimulus bagi Program Pemulihan Ekonomi Nasional dampak pandemi COVID-19, ” ujar Menteri Basuki dalam keterangan tertulisnya, Selasa (4/5).

Selain itu, postur anggaran Departemen PUPR tahun 2021 juga diharapkan dapat berkontribusi langsung pada percepatan penanganan buah sosial ekonomi akibat Pandemi COVID-19.

Sesuai mengurangi angka pengangguran serta menjaga daya beli masyarakat. Satu diantara program yang menjadi prioritas Kementerian PUPR ialah melalui Program Padat Karya Tunai ( cash for work ) dengan anggaran Rp 23, 35 triliun.

Baca Selalu: Progres wujud jalan layang Bandara Ahmad Yani sudah capai 44, 1%

SUMBANGAN, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berisi dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas menggubris Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang mampu digunakan berbelanja di LANGSUNG Store.